Peraih nilai tertinggi UN butuh uluran tangan

Peraih nilai tertinggi ujian nasional tingkat sekolah menengah atas se-Jawa Timur, Dina Bakti Pertiwi, membutuhkan uluran tangan agar bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. “Saya ingin melanjutkan ke perguruan tinggi negeri tapi tak memiliki biaya,” kata Dina di Jember, Ahad (2/5).

Siswa SMA Negeri 1 Jember itu tidak percaya dengan nilai yang diraihnya, 54,75 dan menjadi yang tertinggi untuk SMA jurusan IPS di Jatim. Ia mengaku sudah mendapat banyak tawaran dari donatur perseorangan dan lembaga yang membiayai kuliahnya selama beberapa tahun, namun ia belum memutuskan untuk memilih.

Bahkan Universitas Brawijaya Malang sudah menawarkan beasiswa, apabila Dina lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri di perguruan tinggi itu. “Ada beberapa perguruan tinggi swasta (PTS) di Surabaya dan Malang yang juga menawarkan beasiswa, asalkan saya bersedia kuliah di sana,” paparnya.

Dina mengaku ingin kuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara di Jakarta. “Saat ini saya ikut bimbingan belajar di salah satu lembaga pendidikan di Jember demi mencapai keinginan saya melanjutkan pendidikan di STAN. Biaya ikut bimbingan belajar saya dapat dari donatur juga,” kata anak ketiga dari lima bersaudara.

Penghasilan ibu Dina sebagai penjual nasi pecel tentu tidak cukup untuk membiayai Dina mengikuti sejumlah bimbingan belajar di Jember. “Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan donatur yang sudah membantu saya sehingga bisa ikut bimbingan belajar. Saya akan berusaha sebaik-baiknya mengikuti ujian di STAN,” paparnya.

Siswi berprestasi tersebut ingin diterima di STAN agar dapat membantu meringankan beban ibunya dan menyekolahkan adik-adiknya. “Ayah sudah tidak ada, sehingga ibu harus membanting tulang untuk menyekolahkan saya dan dua adik saya. Saya tidak ingin membebani ibu dengan biaya kuliah yang begitu besar,” katanya.

Anak dari pasangan M. Syafi`i dan Tri Hartini itu memiliki cita-cita sebagai akuntan yang hebat sehingga dia berjuang dengan gigih untuk mewujudkan semua itu. “Mudah-mudahan impian saya untuk lolos ujian di STAN dapat terwujud, saya harus rajin belajar dan berdoa kepada Allah SWT,” katanya. (dikutip : dari liputan6.com/jember/jumat/30 april2010

Tentang adjita

seorang ibu rumah tangga yang berusaha menjalani hidup dengan ketentuan sunatullah, walaupun banyak kekurangan, namun ber'azzam' memberikan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Peraih nilai tertinggi UN butuh uluran tangan

  1. Haris Istanto berkata:

    Posting yang menarik, salam kompak dan semoga sukses.
    Silahkan kunjungi Blog kami http://www.harisistanto.wordpress.com, baca posting baru kami berjudul : “Wisata kepulau Bali”, serta artikel lain yang bermanfaat, dan tolong dikomentarin yaaa. Makasiiih.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s